Hormon-hormon Gonadal

4:59:00 PM
             Selamat siang pembaca setia biologi asyik kali ini admin akan memposting tentang hormon-hormon gonadol yang admin dapatkan dari ppt kelompok kuliyah admin dan admin sulap menjadi artikel heheh semoga bermanfaat segala kekurangannya mohon maaf saya cuma manusia biasa. tujuan saya cuma satu membantu kaliyan yang membutuhkan tulisan ini, so selamat membaca... terimakasih ;-)

peta konsep hormon gonadal

Gonad yaitu testes pada hewan jantan dan ovaria pada hewan betina.
  • Pada umumnya hormon-hormon gonadal berfungsi mempertahankan organ-organ pelengkap dan sifat-sifat kelamin sekunder.
  • Sifat-sifat kelamin sekunder adalalah  manifestasi luar seksualitas seperti kelenjar mammae, modifikasi pelvis, konfigurasi atau bentuk tubuh, distribusi bulu, suara, tanduk, dan sebagainya.
  • Sifat-sifat itu umumnya baru nyata sesudah hewan mencapai masa pubertas dikala hormon-hormon gonadal sudah mulai diproduksi dan sudah mulai berfungsi.

 1. Androgen


Androgen / hormon kelamin jantan dihasilkan oleh testes (testosteron) dan sedikit oleh cortex adrenal. Di samping itu testis juga mensekresikan juga sejumlah kecil estrogen kecuali testis kuda yang memproduksi estrogen dalam jumlah besar.
Androgen termasuk dalam kelompok hormon-hormon steroid yang dikarakteriser oleh adanya inti cylopentano-perhydro-phenanthrene. Inti tersebut  tidak hanya ditemukan pada hormon-hormon steroid seperti estrogen, progesteron, androgen dan corticoid adrenal tetapi juga pada substansi-substansi seperti cholesterol, Asam-asam ampedu dan vitamin D.

 2. Testoteron
  • Testoteron yang mungkin terdapat dalam bentuk ester.
  • Testoteton bersikulasi dalam gabungan dengan protein darah
  • Hormon Testoteron ini tidak disimpan tetapi digunakan atau dirusak dengan cepat dan dieksresikan melalui urine atau empedu dan faeces.

Produk-produk utama yang dilepaskan melalui urine adalah:
  1. Androsteron
  2. Epiandrosteron
  3. Etiocholanolon 
alur biogenesis testoteron

INFO
Pengaturan pelepasan testoteron dikontrol oleh LH dan ICSH. Banyak data menunjukkan bahwasannya testoteron bekerja secara labgsung terhadap hypothalamus dan menghambat pelepasan FSH dan melalui suam pusat di hypothalamus menghambat pelepasan LH dan sintesa androgen. 

Keperluan Testoteron dan Androgen dari Testis yaitu :
  1. Diferensiasi seksual organ-organ kelamin luar dan penurunan testes ke dalam scrotum pada foetus.
  2. Diperlukan saat keinginan kelamin atau libido dan kesanggupan untuk ereksi dan ejakulasi
  3.  Keratinasi epithel praeputium, pemisahan glans penis dari praeputium dan pertumbuhan penis dan praeputium pada pubertas.
  4. Sebagai pertumbuhan dan kelangsungan fungsi kelenjar-kelenjar kelamin pelengkap, untuk menghasilkan cairan/plasma sel semen sewaktu ejakulasi.
  5. sifat-sifat kelamin sekunder yang jhas bagi hewan jantan, misalnya: tanduk. Jengger, rambut pubis, pecahan suara, pertambahan otot.
  6. Kelangsungan sekrotis dan aktivitas absorpsi dan struktur efferentes testes, epididymis dan ducti defferentia termasuk ampulla.

3. Estrogen

Estrogen adalah hormon yang menimbulkan estrus atau berahi pada hewan betina.
  • Estrogen dan progesteron umumnya disebut hormon-hormon kelamin betina dan tergolong hormon-hormon steroid.
  • Hormon estrogen mungkin disekresikan oleh theca interna dari folikel de graaf.
  • Pada mamalia, sedikit-dikitnya telah ditemukan 8 estrogen yaitu  : estradiol 17 ß, estron, estriol, 16- epiesterol, 16- hydroxestrone, equilin, equilenin dan hippulin.
  • Karena estrogen bersifat steroid dan larut didalam minyak, maka pada umumnya isuntikkan secara intramuskuler atau supcutan dalam bentuk pellet atau butir-butiran, dari mana tersebut akan diabsorpsi perlahan-perlahan selama beberapa bulan.
INFO

Kadar estrogen tinggi yang secara normal ditemukan dalam urine kuda jantan mungkin dihasilkan oleh sel-sel interstitial atau  sel-sel sertoli pada testis. 

 Ada 2 macam estrogen yang tersedia secara komersial:
  1. Estrogen alamiah seperti estradiol, estron, dan estriol yang dihasilkan dari sumber-sumber alamiah seperti urine kuda bunting atau wanita hamil dan dari placenta dan cairan amnion manusia
  2. Stilbestrol atau diethylstilbestrol yang disentesa dari berbagai derivat ter-arang dan steroid –steroid  lainnya.

Biologik Estrogen
Untuk pembentukan biologik estrogen  dipakai sejumlah aktifitas yang distimuler oleh hormon-hormon tersebut pada hewan  imatur atau hewan yang dikastri. Beberapa diantaranya:
  • Induksi estrus vaginal .
  • Peninggian berat uterus.
  • Peninggian berat tuba fallopi pada anak ayam.
  • Penentuan kimiawi meliputi perubahan-perubahan colori metrik dan fluorimetrik.

4. Progesteron

Progesteron adalah progestogen alamiah terpenting yang disekresikan oleh sel-sel lutein corpus luteum. Disamping itu hormon ini  dihasilkan juga oleh placenta.
Sebagaimana steroid steroid lainnya progesteron tidak disimpan didalam tubuh, ia dipakai secara cepat atau dieksresikan dan hanya terdapat dalam kosentrasi rendah didalam jaringan tubuh.
Fungsi progesteron sulit dipisahkan dari hormon-hormon lain seperti estrogen. Hal ini disebabkan karena kenyataan bahwa progesteron secara normal bekerja sama dengan estrogen dan steroid-steroid lainnya dan menghasilkan hanya sedikit pengaruh-pengaruh khusus bila bekerja sendiri.

Beberapa pengaruh khusus progesteron dapat disebut sebagai berikut :
  1. Progesteron menstimuler pertumbuhan sistem glanduler pada endometrium uterus yang telah disensitifkan terlebih dahulu oleh estrogen.
  2. Ptogesteron mempertahankan kebuntingan dengan menghasilkan suatu lingkungan endometrial yang sesuai untuk kelanjutan hidup dan perkembangan embrio.
  3. Menghambat produksi FSH dan LH, progesteron mencegah terjadinya estrus, ovulasi dan siklus berahi.
  4. Progesteron mungkin bekerja sama dengan estrogen untuk menstimuler okulasi dengan menggertak pelepasan LH.
  5. Progesteron bekerja sama dengan estrogen menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan sistem alveoler kelanjar mamae.

Bioassay untuk Progesteron termasuk prosedur-prosedur yang menyebakan:
  • Reaksi decidual
  • Proliferasi progestasional pada endometrium kelinci.
  • Kadar anhydrosa karbonik pada uterus kelinci.
  • Kelangsungan kebuntingan, dan kadar pregnanediol di dalam urine.

Tidak ada satupun cara-cara bioassay ini culup sensitif untuk mengukur kadar progesteron dalam plasma darah. Penentuan-penentuan kimiawi memakai fluoresensi dan Chromotography gas jauh lebih baik. 

5. Relaxin

Relaxin. Penemuan  pertama tentang adanya suatu zat aktif didalam darah marmot yang menyebabkan pengendoran symphysis pelvis. Hormon tersebut belum dapat disolasi dalam bentuk murni sehingga sifat-sifat fisiko-kimiawinya belum sempurna diketahui.
Relaxin terutama dihasilkan oleh corpus luteum selama masa kebuntingan. Disamping itu, plasenta dan mungkin uterus mengsekresikan relaxin pada beberpa jenis hewan. Pada wanita, sapi, kelinci, dan marmot, konsentrasi relaxin meninggi dengan bertambahnya masa kebuntingan sampai mencapai suatu ketinggian.

Fungsi fisiologi relaxin teutama berhubungan dengan partus dan bekerja sama dengan estrogen, yaitu :
  1. Mempermudahkan keluarnya poetus pada waktu partus.
  2. Menimbulkan dilatasi servix uteri pada babi, sapi, tikus dan mencit.
  3. Menghambat aktifitas myometrium/ konsentrasi uterus.
  4. Menghambat kadar air dalam uterus bersama estrogen dan menyebabkan pertambahan pertumbuhan uterus.
  5. Menyebabkan peningkatan pertumbuhan kelenjar mamae bila diberikan bersama estradiol dan progesteron. 
        gambar beberapa hormon steroid utama pada mamalia
hormon steroid







BAGIKAN KE MEDIA SOSIA DENGAN MENEKAN TOMBOL DIBAWAH

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Saya senang bila anda memberikan kritik dan SARAN kpd saya supaya, blog saya lebih berbobot dan lebih bermakna bagi pembaca
TERIMAKASIH telah berkunjung. see you again EmoticonEmoticon